Diduga Ada Permainan Barcode, Penyaluran Solar Subsidi di SPBU Winangun Disorot
Manado, Sumbanews.site, Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di SPBU 74.951.09 Winangun, Kota Manado, Sulawesi Utara, menjadi sorotan. Dugaan adanya ketidaksesuaian dalam mekanisme penyaluran mencuat setelah awak media melakukan penelusuran di lokasi pada Rabu (12/8/2026).
Penelusuran tersebut menemukan sejumlah kendaraan yang disebut-sebut melakukan pengisian solar bersubsidi secara berulang. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme verifikasi kendaraan, penggunaan barcode, serta kesesuaian data kendaraan dengan dokumen resmi, termasuk Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, operator diduga melakukan dokumentasi terhadap nomor polisi kendaraan sebelum proses pengisian BBM. Kendaraan tertentu kemudian disebut kembali melakukan pengisian pada kesempatan berikutnya.
Temuan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas sistem pengawasan penyaluran solar bersubsidi, khususnya dalam memastikan setiap transaksi dilakukan sesuai ketentuan dan diperuntukkan bagi konsumen yang berhak.
Soroti Kendaraan yang Diduga Berulang Mengisi
Pemerhati lingkungan, Michael L. Mantiri, turut menyoroti aktivitas kendaraan di sekitar SPBU 74.951.09 Winangun. Ia menduga terdapat kendaraan yang biasa digunakan untuk mengangkut solar bersubsidi telah berada di sekitar SPBU ketika pasokan BBM tersedia.
“Ini perlu menjadi perhatian serius. Jangan sampai ada praktik penyaluran solar subsidi yang tidak sesuai ketentuan dan merugikan masyarakat yang memang berhak mendapatkan BBM subsidi,” ujar Michael saat ditemui awak media di sekitar SPBU Winangun, Rabu (12/8/2026).
Selain persoalan frekuensi pengisian, Michael juga menduga adanya transaksi dengan harga di atas harga resmi yang ditetapkan.
Namun, dugaan mengenai adanya pembayaran di atas harga resmi tersebut masih memerlukan pembuktian. Informasi itu perlu dikonfirmasi melalui pemeriksaan transaksi, keterangan pihak SPBU, maupun pengawasan dari instansi terkait.
Pertamina Diminta Periksa Sistem Penyaluran
Atas adanya dugaan tersebut, pihak berwenang, termasuk Pertamina dan instansi pengawas terkait, diharapkan melakukan pemeriksaan terhadap mekanisme penyaluran solar bersubsidi di SPBU 74.951.09 Winangun.
Pemeriksaan dapat mencakup pencocokan data kendaraan dengan nomor polisi dan dokumen kendaraan, penggunaan barcode, riwayat atau frekuensi transaksi, serta kesesuaian volume penyaluran dengan ketentuan yang berlaku.
Langkah tersebut penting untuk memastikan sistem digital maupun prosedur manual yang diterapkan di tingkat SPBU berjalan sebagaimana mestinya dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pihak tertentu.
Masih Menunggu Klarifikasi SPBU
Hingga berita ini disusun, dugaan mengenai permainan barcode, pengisian berulang oleh kendaraan tertentu, maupun dugaan transaksi dengan harga di atas harga resmi masih merupakan informasi yang memerlukan verifikasi lebih lanjut.
Redaksi menegaskan bahwa dugaan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai pelanggaran sebelum terdapat hasil pemeriksaan atau keterangan resmi dari pihak yang berwenang.
Pihak operator dan pengelola SPBU 74.951.09 Winangun juga perlu diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi mengenai mekanisme verifikasi kendaraan, penggunaan barcode, pencatatan transaksi, serta prosedur penyaluran solar bersubsidi yang diterapkan.
Redaksi akan terus melakukan penelusuran dan meminta konfirmasi kepada pihak SPBU, Pertamina, serta instansi berwenang guna memperoleh informasi yang berimbang dan sesuai fakta.
Michael L.Mantiri
Related Articles