Jalan Masuk ke Sungai Ular Ditutup Pemkab Deli Serdang, Truk Pengangkut Pasir Hentikan Aktivitas

Terkini 30 Aug 2026 20:19 2 min read 61 views By Editor Delis

Share berita ini

Jalan Masuk ke Sungai Ular Ditutup Pemkab Deli Serdang, Truk Pengangkut Pasir Hentikan Aktivitas
Deli Serdang, Sumatera Utara, Sumbanews.site, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengambil langkah tegas dengan menutup akses keluar-masuk menuju...

Deli Serdang, Sumatera Utara, Sumbanews.site, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengambil langkah tegas dengan menutup akses keluar-masuk menuju kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ular yang selama ini digunakan mobil truk pengangkut pasir.

 

Penutupan akses tersebut dilakukan dengan memasang pembatas jalan di kawasan Sungai Ular, tepatnya di Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (29/8/2026).

 

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pemerintah daerah menghentikan aktivitas pengangkutan pasir yang dinilai telah berdampak terhadap kondisi lingkungan di sekitar Sungai Ular. Aktivitas pengerukan pasir disebut menyebabkan abrasi serta pendangkalan sungai yang cukup parah.

 

Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, saat meninjau langsung lokasi mengatakan, pembatas jalan yang dibuat memiliki lebar sekitar 2,6 meter. Pemasangan pembatas itu ditujukan untuk mencegah kendaraan truk pengangkut pasir keluar-masuk kawasan tersebut.

 

Menurut Asri, kondisi kawasan Sungai Ular saat ini sudah mengalami kerusakan lingkungan yang cukup serius akibat aktivitas pengerukan pasir yang berlangsung selama ini.

 

“Dengan pemasangan pembatas jalan ini, kita harapkan menjadi salah satu upaya mencegah keluar-masuk mobil truk pengangkut pasir di sekitar Sungai Ular yang saat ini sudah terjadi abrasi yang luar biasa,” ujar Asri Ludin Tambunan, Sabtu (29/8/2026).

 

Ia menegaskan, penutupan akses tersebut bukan bertujuan mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya warga yang menggunakan akses tersebut untuk membawa hasil pertanian.

 

“Ini hanya untuk mencegah mobil truk pengangkut pasir yang keluar-masuk dan bertujuan untuk menjaga lingkungan dari kerusakan,” tegasnya.

 

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berharap pemasangan pembatas jalan tersebut dapat menjadi langkah awal dalam mengendalikan aktivitas pengangkutan pasir sekaligus mencegah kerusakan lingkungan yang semakin meluas di kawasan Sungai Ular.

 

Kebijakan tersebut juga menjadi respons pemerintah daerah terhadap keluhan dan keresahan masyarakat terkait kerusakan jalan serta kondisi kawasan Sungai Ular yang mengalami abrasi dan pendangkalan.

 

Masyarakat berharap langkah yang dilakukan Pemkab Deli Serdang dapat berjalan konsisten dan memberikan dampak positif terhadap kelestarian lingkungan, sekaligus tetap memperhatikan kepentingan warga yang membutuhkan akses untuk aktivitas pertanian.

 

Eko

Sumba News

Recent Articles

Popular Articles